Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Wisata Banjarnegara, Sejarah dan Asal Usul Kabupaten Banjarnegara

     
     Wisata Banjarnegara, Sejarah dan Asal Usul Kabupaten Banjarnegara
     
    Riwayat berdirinya Kabupaten Banjarnegara bermula saat seorang tokoh masyarakat bernama Kyai Maliu melihat keindahan alam di daerah Kali Merawu. Sejak saat itulah, Kyai Maliu mendirikan sebuah rumah di daerah tersebut. Kemudian disusul sekelompok orang yang membuat rumah-rumah disekitar rumah Kyai Maliu, sehingga membentuk suatu perkampungan yang besar.

    Perkampungan itu semakin ramai oleh warga pendatang, hingga menjadi sebuah desa. Desa baru itu dinamakan “BANJAR” sesuai dengan kondisi daerahnya yang berupa sawah berpetak-petak. Kemudian atas dasar musyawarah penduduk desa, Kyai Maliu diangkat menjadi Kepala Desa, dan dikenal dengan “Kyai Ageng Maliu Pertinggi Banjar”.

    Kemajuan desa Banjar semakin meluas ke berbagai daerah karena kepemimpinan Kyai Ageng Maliu yang baik terhadap warganya. Suatu hari Kyai Maliu kedatangan tamu Kanjeng Pangeran Giri Wasiat, Panembahan Giri Pit dan Nyai Sekati. Mereka bertiga adalah keturunan Sunan Giri yang sedang mengembara untuk menyebarluaskan agama islam ke wilayah selatan. 

    Sejak kedatangan mereka, desa Banjar semakin ramai dan menjadi pusat perkembangan agama Islam. Begitu juga Kyai Ageng Maliu yang semakin bertambah keilmuannya untuk menata desa Banjar dengan pengetahuan islamnya.

    Hingga kemudian desa Banjar menjadi wilayah yang sangat luas dan menjadikannya sebuah kabupaten Banjarnegara. Kabupaten bagian selatan Jawa Tengah yang terkenal dengan Dawet Ayunya ini berbatasan dengan Kabupaten Batang, Kabupaten Pekalongan,  Kabupaten Kebumen, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Purbalingga.
     
    Sumber,

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    ad728

    Post Bottom Ad

    ad728